Pentingnya Membuat Jurnal Setelah Transaksi Terjadi

Bagikan Halaman Ini :

Membuat Jurnal Setelah Transaksi Terjadi – Jurnal adalah pembukuan dari hasil-hasil transaksi yang telah ada. Jurnal berfungsi sebagai pencatatan pertama dari semua transaksi, baik itu transaksi masuk maupun transaksi keluar. Semua transaksi bisnis harus Anda susun sesuai dengan kronologisnya sesuai dengan periode waktu terjadinya transaksi tersebut. Untuk itu kami akan menjelaskan Alasan pentingnya membuat jurnal setelah transaksi terjadi.

Sebenarnya, membuat jurnal adalah tahap awal untuk melakukan proses akuntansi pada usaha. Tanpa jurnal, maka Anda pun akan sulit menyusun laporan keuangan. Banyak pengusaha di Indonesia yang tidak memiliki ilmu di bidang akuntansi.

Sehingga mereka segan untuk melakukan proses akuntansi pada bisnis. Padahal, proses akuntansi pada bisnis wajib dilakukan, tahapan awal dalam menjalankan proses akuntansi ini adalah penjurnalan. Sebelum membuat jurnal, Anda harus mengetahui apa fungsi penjurnalan dalam bisnis kecil.

Pentingnya Membuat Jurnal Setelah Transaksi Terjadi

Membuat Jurnal Setelah Transaksi

1. Apabila jurnal salah, maka buku besar pun akan salah

Semua transaksi bisnis harus Anda susun sesuai dengan kronologisnya sesuai dengan periode waktu terjadinya transaksi tersebut. Semua debit dan kredit yang pernah ada dalam periode tertentu harus dicatat dalam jurnal yang telah disusun, biasanya jurnal disusun secara harian. Jurnal dibuat sebelum semua catatan keuangan masuk kedalam buku besar.

Apabila jurnal salah, maka buku besar pun akan salah. Sehingga harus ada perbaikan kembali dalam jurnal tersebut untuk setiap catatan yang ada dalam buku besar.

Seiring berjalannya waktu, dan usaha Anda semakin berkembang, maju, dan transaksi semakin banyak maka Anda membutuhkan sebuah jurnal. Jurnal sendiri akan berguna untuk mencatatkan setiap transaksi yang terjadi dalam periode tertentu, baik itu transaksi debit maupun transaksi kredit dalam bisnis yang sedang Anda jalankan.

Baca Juga : 5 LANGKAH MUDAH MENGHITUNG KEUNTUNGAN USAHA ANDA

2. Memudahkan melihat terjadinya transaksi dalam periode tertentu

Jika dalam bisnis yang Anda jalankan tidak menggunakan jurnal, maka dalam waktu tertentu Anda akan kesulitan dalam melihat pencatatan transaksi yang terjadi dalam bisnis. Terlebih, jika bisnis yang Anda jalankan tidak selalu dalam pengawasan Anda, tanpa adanya jurnal, Anda akan merasa kesulitan dalam mendeteksi transaksi yang ada. Dengan adanya jurnal akuntansi, akan menjadi informasi Anda sebagai pemilik usaha untuk mengetahui transaksi yang terjadi, baik itu mingguan maupun bulanan.

Tanpa adanya jurnal, maka Anda akan merasa sulit melihat terjadinya transaksi dalam periode tertentu. Jurnal harus ditulis secara jelas dari setiap transaksi yang terjadi. Dan setiap transaksi harus dijelaskan secara lengkap dan secara detail dalam sebuah bukti transaksi yang pernah terjadi.

Baca Juga : METODE PENENTU HARGA POKOK PERSEDIAAN BARANG

3. Memudahkan Analisis

Jurnal berfungsi sebagai analisis dari perkiraan untuk pendebitan maupun perkreditan yang terjadi dalam akun-akun yang terpengaruh oleh jumlah transaksi yang terjadi. Setiap transaksi yang terjadi dapat menjadi histori dalam pembukuan bisnis. Catatan-catatan ini bisa menjadi sebuah historis, karena disusun berdasarkan kronologi waktu terjadinya transaksi, dan jurnal bisa dibuka kembali pada tahun-tahun mendatang. Jurnal merupakan informasi terhadap setiap kejadian transaksi yang terjadi dalam bisnis yang Anda miliki.

Umumnya jurnal akuntansi digunakan untuk mencatat setiap transaksi keuangan yang terjadi. Usahakan setiap transaksi jangan sampai tertinggal, karena hal tersebut akan membantu Anda dalam memasukan catatan-catatan transaksi tersebut ke dalam buku besar, saat harus memindahkannya.

>>> Download Software Akuntansi Gratis, Klik Disini <<<

Bagikan Halaman Ini :

ADD YOUR COMMENT