3 Faktor Penentu Besarnya Aktiva

Bagikan Halaman Ini :

Faktor penentu besarnya aktiva – Aktiva tidak berwujud merupakan aktiva non moneter yang bisa diidentifikasi, tidak memiliki wujud fisik secara nyata serta dimiliki guna menghasilkan maupun menyerahkan barang dan jasa, disewakan ataupun hanya bertujuan administrasi. Aktiva tak berwujud akan diakui dalam akuntansi jika memiliki potensi menghasilkan manfaat ekonomi dan biaya-biaya perolehannya dapat diukur. Aktiva tak berwujud yang dikenal secara umum diantaranya adalah hak paten, merk dagang, copyrights, surat perjanjian, franchise dan goodwill.

Aktiva Tak Berwujud

Faktor Penentu Besarnya Aktiva

Dulu, aset-aset tangible yang kelihatan nyata fisiknya selalu dianggap sebagai penentu kesuksesan bisnis. Memasuki era digital dan modern ini, aktiva tak berwujud mulai banyak diperhitungkan sebagai aset yang menjanjikan dan menghasilkan manfaat ekonomi lebih besar di masa depan dibandingkan tangible asset. Kita dapat menengok beberapa perusahaan besar seperti Apple, Samsung, Nike dll. Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki nilai aktiva tak berwujud yang lebih besar dibandingkan tangible asset nya.

Kita dapat ambil contoh perusahaan Apple. Pernahkan anda mendengar apple memiliki pabrik pembuatan smartphone dan gadget keluaran mereka? Mungkin anda akan menjawab Foxtron adalah pabrik Apple. Tapi ternyata Foxtron bukan lah pabrik milik Apple. Foxtron adalah vendor asal cina yang mendapat tugas untuk membuat beberapa perangkat keras keluaran Apple. Namun market value dari Apple sangat besar yaitu mencapai Rp 9000 triliun. Angka tersebut adalah 4 kalinya APBN Indonesia.

Baca Juga : 9 TIPS MUDAH MENARIK PELANGGAN KE TOKO ANDA

Contoh lain adalah Facebook. Jika diukur menggunakan tangible asset, Facebook mungkin kalah dengan perusahaan-perusahaan otomotif seperti Honda, Toyota atau pabrikan Amerika seperti Ford. Namun jika kita membandingkan nilai tangible asset Ford dengan aktiva tak berwujud Facebook, tentunya tangible asset Ford akan kalah jauh.

Dari dua contoh di atas, kita dapat melihat bahwa aktiva tak berwujud berpotensi memiliki nilai manfaat ekonomi yang sangat besar. Namun, beberapa perusahaan, mungkin termasuk perusahaan anda, belum sadar akan besarnya potensi aktiva tak berwujud yang mereka miliki. Jika memang aktiva tak berwujud kian punya peran penting, maka jenis apa saja yang paling powerful? Jenis aktiva tak berwujuds apa saja yang punya impak dramatis dan fundamental bagi kejayaan sebuah organisasi bisnis? Berikut ini adalah 3 aktiva tak berwujud yang berpotensi meningkatkan value dari perusahaan anda.

3 Faktor Penentu Besarnya Aktiva

Faktor Penentu Besarnya Aktiva

1. Human Capital Asset
Faktor Penentu Besarnya Aktiva yang pertama ialah human capital asset. Pilar yang pertama dan utama dari sebuah organisasi bisnis adalah barisan sumber daya manusia (SDM) hebat yang ada di dalamnya. Perusahaan tidak akan besar dan sukses jika diisi oleh SDM yang tidak memiliki kemampuan untuk mengelola perusahaan dan pengetahuan untuk menghasilkan produk yang bernilai.

Dari SDM yang handal dan inovatif maka akan muncul produk-produk yang memiliki kelas dan bernilai tinggi. Bersyukur lah anda jika di dalam perusahaan anda diisi oleh karyawan-karyawan yang memiliki skill dan kemampuan yang mumpuni. Namun pengelolaan SDM memang tidak mudah. Ada kalanya karyawan keluar dan masuk digantikan yang baru sehingga mengganggu kinerja perusahaan dan tidak semua karyawan baru memiliki skill kemampuan yang baik seperti karyawan lama yang keluar. Perlu adanya knowledge management yang baik sehingga knowledge transfer antar karyawan dapat terjalin baik.

Baca Juga :  TIPS MENGEMBANGKAN USAHA KECIL AGAR MENJADI BESAR

2. Knowledge and Creativity Assets
Faktor Penentu Besarnya Aktiva yang kedua ialah knowledge and creativity assets. Ini adalah faktor yang amat penting karena dari asset ini akan tercipta puluhan hak paten yang bernilai dan produk-produk yang amat berharga. Mari kita ambil contoh Google. Kekuatan Google yang begitu melegenda itu misalnya, ditopang oleh hak patennya dalam algoritma search engine yang amat powerful. Tidak hanya mesin pencarinya, produk-produk google adalah buah karya ide dan inovasi brilian dari SDM-nya.

Itulah kenapa kini makin banyak perusahaan yang menekuni ilmu knowledge management. Inilah sebuah ilmu yang ingin mengolah semua jenis pengetahuan dan kreativitas SDM dalam sebuah organisasi menjadi kekuatan informasi yang berharga.

Knowledge management berusaha meng-ekstrak pengetahuan berharga dalam setiap otak SDM-nya yang unggul (pegawai yang dikenal sebagai expert atau manajer senior yang berpengalaman luas); dan membuat pengetahuan berharga itu menjadi mudah di-akses oleh semua pegawainya.

3. Brand Assets
Faktor Penentu Besarnya Aktiva yang ketiga ialah Brand Assets. Aktiva tak berwujud yang ketiga ini merupakan asset yang tidak dapat diraih dalam waktu singkat. Membangun sebuah brand hanya bisa dicapai jika 2 faktor aktiva tak berwujud yang pertama sudah dapat dicapai. Tanpa SDM hebat dan kreatif, hampir mustahil Anda akan bisa menciptakan brand legendaris. Perlu ketekunan dan kesabaran dalam membangun sebuah brand. Pada akhirnya, ketika brand sudah terbentuk dan dikenal banyak orang maka aktiva tak berwujud yang lain akan terus naik nilainya.

>>> Download Software Akuntansi Gratis, Klik Disini !! <<<

Bagikan Halaman Ini :

ADD YOUR COMMENT